harga minyak goreng naik ini 4 penyebabnya, ibu-ibu jangan ngamuk dulu

harga minyak goreng naik
1 0

harga minyak goreng naik bikin pusing kepala, harga minyak goreng sejak ahir 2021 hingga saat ini mengalami kenaikan hingga saat ini di tepatnya februari 2022 belum juga stabil, pemerintah telah mengantisipasi  terkait minyak goreng ini yakni mengeluarkan minyak bersubsidi ke pasaran dengan harga Rp 14.000,00 namun minyak bersubsidi sangat langka mau tidak mau masyarakat terpaksa membeli minyak goreng non subsidi dengan harga yang cukup mahal yakni Rp 25.000 hingga Rp 30.000 Perkilonya (Harga saat ini),

kenaikan harga minyak goreng ini sangat menyulitkan khusus nya bagi para pengusaha kecil seperti penjual gorengan, industri rumahan pengrajin keripik, Kerupuk dan lain-lain, bahkan sebagian ada yang memberhentikan usahanya karena mahalnya harga minyak goreng ini, nah jadi apa sebenarnya yang membuat harga minyak goreng melambung tinggi ?

Berikut adalah empa penyebab naiknya harga minyak goreng,

1. Program B30

B30 adalah bahan bakar yang berasal dari pencampuran minyak solar dan minyak sawit, dengan pencampuranya minyak solar 70% dan minyak sawit sebanyak 30%, B30 ini merupakan aturan pemerintah yang bertujuan mengurangi impor BBM sehimgga dapat meningkatkan pendapatan devisa Negara, namun untuk saat ini penggunaan aturan tersebut berada di titik tidak ideal produksi minyak sawit menurun namun kebutuhan minyak sawit khususnya minyak goreng tetap di angka yang tinggi, dan permintaan akan biodesel di sisi produksi juga tinggi,  hal ini menyebabkan langka nya minyak goreng, dimana dalam hukum ekonomi dalam segi komoditas dimana terjadi kelangkaan disitulah akan terjadinya lonjakan harga hal ini terhjadi pada minyak sawit saaat ini di Indonesia.

2. Crude Palm Oil (CPO) naik

faktor kedua yang mempengaruhi harga minyak di indonesia mengalami kenaikan yakni pengaruh dari naiknya harga minyak nabati dunia, saat ini harga CPO berada di kisaran USD 1.340 / MT, Imbasnya harga minyak sawit di indonesia ikut mengalami lonjakan hingga membuat pusing kepala,

3. Pandemi Covid-19

pandemi covid 19 ini turut ikut andil dalam mempengaruhi naiknya harga minyak goreng, seperti yang kita ketahui pandemi covid menyerang dari tahun 2019 apa pengaruhnya terhadap harga minyak goreng ?, pandemi menyebabkan beberapa produksi di berbagai sektor menurun sama halnya dengan produksi minyak nabati / CPO yang ikut menurun, dan jumlah CPO di seluruh dunia berkurang namun kebutuhan akan minyak nabati tidak pernah berkurang sehingga terjadi lonjakan permintaan CPO yang membuat harganya semakin tinggi di pasaran, menurut data dari dari Dirjen perdagangan jumlah konsumsi minyak nabati di indonesia berkisar 8,02 Juta ton per tahun, sedangkan jumlah produksi pertahun hanya mencapai 5,06 Juta ton, untuk memenuhi kebutuhan minyak nabati indonesia melakukan impor dan malaysia adalah pemasok minyak sawit terbesar di dunia, namun saat ini karena terganggu oleh Pandemi arus logistik pun ikut terganggu sehingga pasokan CPO dari malaysia berkurang, hal tersebut yang mempengaruhi naiknya harga CPO dunia.

4.  Banyak nya oknum yang menimbun minyak goreng

penyebab ke empat yang mempengaruhi harga minyak goreng naik yaitu banyaknya oknum di indonesia yang sengaja menimbun minyak goreng untuk keuntungan pribadi, hal ini menjadi di lema besar yang terjadi di indonesia, dimana setiap kali ada  kelangkaan di suatu komoditas atau di suatu barang di situ ada orang yang tidak bertanggung jawab yang sengaja menimbun untuk keuntungan pribadi, karena oknum-oknum tersebut barang di pasaran semakin langka, karean banyak nya permintaan harga pun semakin naik dan naik di situlah oknum tersebut bergerak mengeluarkan barang untuk mencari nilai lebih,

dari hal tersebut di harapkan pemerintah lebih bisa mengantisipasi akan banyaknya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut.

Baca Juga : Indonesia terpilih sebagai tuan rumah presidensi G20

Kesimpulan

kenaikan harga minyak goreng memang membuat pusing kepala khususnya Ibu-ibu runah tangga, pengeluaran perbulan bertambah hanya untuk membeli minyak goreng, namun sebenarnya banyak paktor yang mempengaruhi kenaikan harga minyak goreng, di antaranya adalah seperti yang telah di sebutkan di artikel ini, dalam hukum ekonomi dimana permintaan naik dengan barang yang terbatas di situlah terjadi imflasi, harga pasti naik.

 

Respon (4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.